Indo Safe Academy Logo
Perbedaan TKBT & TKPK Yang Sering Bekerja di Ketinggian?
K3 Umum

Perbedaan TKBT & TKPK Yang Sering Bekerja di Ketinggian?

AO
Indo Safe Academy
· 25 Sep 2026 · 2 menit baca

Pekerjaan pada Ketinggian, regulasi ini membagi klasifikasi pekerja di ketinggian menjadi dua kategori utama: TKBT (Tenaga Kerja Bangunan Tinggi) dan TKPK (Tenaga Kerja Pada Ketinggian)

Sesuai dengan Pemenaker No. PER.09/MEN/VII/2016 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Pekerjaan pada Ketinggian, regulasi ini membagi klasifikasi pekerja di ketinggian menjadi dua kategori utama: TKBT (Tenaga Kerja Bangunan Tinggi) dan TKPK (Tenaga Kerja Pada Ketinggian)


TENAGA KERJA BANGUNAN TINGGI (TKBT)

TKBT adalah pekerja yang beroperasi di ketinggian menggunakan struktur, lantai kerja tetap, atau lantai kerja sementara sebagai pijakan. Pekerja dalam kategori ini memiliki landasan berpijak yang kokoh dan pergerakannya dilakukan menggunakan akses pada struktur tersebut. Metode Akses: Menggunakan perancah (scaffolding), gondola, boom lift, scissor lift, atau struktur bangunan itu sendiri (seperti menaiki menara atau atap yang sudah memiliki pijakan). Risiko Utama: Struktur runtuh (misalnya scaffolding ambruk), tergelincir, jatuh dari pijakan, dan kejatuhan benda/material dari atas. Contoh Pekerjaan: Pekerja konstruksi bangunan bertingkat, teknisi yang memasang AC gedung dari balkon/perancah, pembersih kaca dengan gondola, atau pekerja di rig pengeboran.


TENAGA KERJA PADA KETINGGIAN (TKPK)

TKPK adalah pekerja yang melakukan pergerakan secara vertikal, horizontal, atau diagonal dengan menggunakan akses tali (rope access) tanpa adanya lantai kerja atau pijakan yang kokoh. Posisi pekerja pada dasarnya menggantung atau sepenuhnya bertumpu pada sistem tali dan body harness. Metode Akses: 100% menggunakan sistem tali, pelindung jatuh (fall arrest), dan peralatan suspensi. Mereka tidak menggunakan perancah atau pijakan fisik. Risiko Utama: Jatuh bebas karena kegagalan sistem anchor (jangkar) atau kerusakan tali, serta trauma suspensi jika terlalu lama tergantung tanpa pergerakan.. Contoh Pekerjaan: Tower climbing (memanjat menara telekomunikasi tanpa tangga khusus), tree climbing, pembersihan kaca atau perbaikan fasad gedung menggunakan rope access.


TINGKATAN LEVEL TKBT TINGKATAN LEVEL TKBT

TKBT I

Merupakan tenaga Kerja yang bekerja pada Lantai Kerja Tetap dan/atau Lantai Kerja Sementara.

TKBT II

Merupakan tenaga Kerja yang bekerja pada Lantai Kerja Tetap dan/atau Lantai Kerja sementara serta bekerja atau bergerak menuju dan meninggalkan lantai kerja tetap atau sementara secara horizontal atau vertikal pada struktur bangunan atau dengan posisi atau tempat kerja miring.


TINGKATAN LEVEL TKPK

TKPK I : Membuat Angkur di bawah pengawasan TKPK II dan/atau TKPK III dan melakukan upaya pertolongan diri sendiri

TKPK II : Membuat Angkur secara mandiri, mengawasi TKPK I dalam pembuatan Angkur, mengawasi TKPK I dan melakukan upaya pertolongan dalam keadaan darurat pada Ketinggian untuk tim kerja

TKPK II : Menyusun perencanaan sistim keselamatan bekerja pada ketinggian, melakukan pemeriksaan Angkur untuk keperluan internal, mengawasi TKPK I dan II, dan melakukan upaya pertolongan dalam keadaan darurat pada ketinggian

Tingkatkan Kompetensi K3 Anda

Daftar program pelatihan bersertifikat Kemnaker RI & BNSP bersama Indo Safe Academy.

Lihat Program Pelatihan